Biologi
Riset Dosen Biologi FMIPA UNW Mataram di Mangrove Gili Sulat: Analisis Vegetasi dan Fauna Dukung Konservasi Laut Lombok Timur
12 Feb 2024
Gili Sulat, Lombok Timur – Dosen Program Studi Biologi FMIPA Universitas Nahdlatul Wathan Mataram melaksanakan kegiatan penelitian di kawasan mangrove Mangrove Gili Sulat sebagai bagian dari dukungan ilmiah terhadap penguatan kawasan konservasi laut daerah di Kabupaten Lombok Timur. Penelitian ini difokuskan pada analisis vegetasi hutan mangrove dan keanekaragaman fauna yang berasosiasi di dalamnya. Kegiatan penelitian diawali dengan survei lokasi untuk menentukan titik plot pengamatan. Tim peneliti kemudian melakukan analisis vegetasi menggunakan metode plot dan transek untuk mengidentifikasi jenis mangrove, kerapatan, frekuensi, dominansi, serta indeks nilai penting (INP). Secara paralel, dilakukan pula pengamatan fauna mangrove seperti moluska, kepiting, ikan kecil, dan burung yang memanfaatkan ekosistem mangrove sebagai habitat, tempat mencari makan, dan berkembang biak.

Pengambilan data dilakukan melalui observasi langsung, pencatatan morfologi spesies, dokumentasi, serta pengukuran parameter lingkungan seperti salinitas, suhu, dan substrat. Data yang diperoleh menjadi dasar dalam menggambarkan kondisi ekologis mangrove Gili Sulat serta perannya dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir dan laut. Penelitian ini tidak hanya berorientasi pada penguatan basis data ilmiah kawasan, tetapi juga menghasilkan luaran akademik yang aplikatif. Hasil penelitian disusun menjadi modul ajar berbasis potensi lokal mangrove yang dapat digunakan dalam pembelajaran ekologi dan konservasi di perkuliahan. Selain itu, temuan penelitian juga ditargetkan untuk dipublikasikan dalam bentuk artikel jurnal ilmiah sebagai kontribusi keilmuan di bidang biologi lingkungan dan konservasi. Melalui riset ini, dosen Biologi FMIPA Universitas Nahdlatul Wathan Mataram berupaya menghadirkan peran nyata perguruan tinggi dalam mendukung konservasi pesisir berbasis data ilmiah sekaligus memperkaya sumber belajar kontekstual bagi mahasiswa.